fbpx

Tegal, Negeri Poci?

Poci sangat identik dengan Tegal. Tugu poci yang terletak di depan Masjid Agung Slawi menjadi ciri khas Kota Slawi, mungkin serupa dengan tugu monas bagi Jakarta.

Begitu pula di kawasan kuliner “Tegal Laka-laka”, poci adalah logo utamanya. Memang, wong Tegal atau orang Tegal memiliki kedekatan emosional dengan benda yang terbuat dari tanah liat bernama poci. Meminum teh yang diseduh dalam poci, lalu dituangkan ke cangkir yang berisi gula batu, itu ritual pergaulan khas Tegal.

Makanan kecil sebagai pendamping bisa beragam, dari kacang rebus, tempe goreng mendoan sampai tahu aci, tetapi peran poci tidak tergantikan. Anda tidak lengkap berkunjung ke Tegal apabila belum menikmati ritual poci. Singkat kata, Tegal adalah poci dan poci adalah Tegal. Benarkah?

POCI BUKAN BUATAN TEGAL

Serupa seperti di Jepang, minum teh adalah sesuatu yang istimewa. Bedanya, di Tegal teh dinikmati oleh semua kalangan, dari abang becak sampai supir angkot. Dari pekerja di industri logam sampai petani yang sedang beristirahat di pematang sawah. Ini harganya sangat murah. Di warung di Slawi, misalnya, cukup Rp 2500 (dua ribu lima ratus rupiah). Jadi ritual teh sangat cocok dengan jargon “Tegal Jepangnya Indonesia”.

Sebagai Jepangnya Indonesia, wong Tegal sering sesumbar bisa membuat apa saja. Asalkan ada contoh, wong Tegal bisa menconteknya. Namun fenomena itu ironisnya tidak berlaku untuk poci yang menjadi kebanggaan Tegal. Poci yang tersebar di pelosok Tegal hingga ke jaringan warteg yang tersebar di Jakarta justru tidak dihasilkan oleh IKM Tegal.

Poci itu pada umumnya dibuat oleh produsen di Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Apakah di Tegal tidak ada sentra industri gerabah? Desa Dukuhmalang, Kecamatan Talang dulu adalah sentra industri gerabah. Aneka produk dari tanah liat dihasilkan oleh warga desa yang berlokasi di dekat Kali Gung. Mereka memproduksi kuali, gentong, pot, kluwung, layah dan sebagainya. Namun mereka tidak pernah memproduksi poci.

“Tanah di sini tidak cocok,” kata mereka.

Jadi, Tegal memang negeri poci. Tegal adalah penikmat poci, tetapi bukan penghasil poci. “Semua bisa dibuat di Tegal, kecuali poci,” seloroh pedagang poci yang kiosnya terletak di Jalan Raya Adiwerna. (bp)

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *