fbpx

“Sumpah Penghasilan Gue dari Online.”

MESKI sebentar, pengalaman Dede Sulaiman, owner Chocohut dalam memainkan internet marketing untuk memajukan usahanya cukup membuat kagum peserta sarasehan kewirausahaan yang digelar DPD KNPI Kab. Tegal kemarin.

Bertempat di sekretariat organisasi pemuda itu, acara yang mengusung tema Internet Marketing sebagai pembuka jendela digital bagi IKM/UKM untuk menghadapi MEA, berhasil menghadirkan Dede Sulaiman meski hanya sebagai peserta. Usai para pembicara menyampaikan pandangannya, Dede Sulaiman didaulat untuk memberikan testimoni masalah internet marketing. Tampil dengan kaos hitam bertuliskan “Sumpah Penghasilan Gue dari Online,” Dede Sulaiman menceritakan singkat awal bisnisnya.

“Usaha saya dimulai dari tahun 2011. Dan, menggunakan internet marketing karena memang modal usaha tidak banyak,” ujarnya.

Internet marketing, menurut dia, mampu menekan biaya yang diperlukan untuk membuat usaha. Karena, tidak perlu ada biaya, seperti biaya membuat toko di offline. Tidak perlu sewa kios untuk jualan dan lainnya.

“Banyak biaya yang dipangkas dengan internet marketing.”

Dia mengaku tidak begitu mengoptimalkan penggunaan situs, namun menggunakan facebook dan instagram. Di facebook, Dede mengoptimasi fanpage dengan cara iklan atau facebook ads.

“Iklan di facebook relatif lebih murah dan bisa ditarget. Di instagram juga bisa diiklankan.”

Selain iklan, Dede juga meng-endorse seorang artis untuk mengenalkan produknya ke pasar. Hasilnya, produk minuman coklat milik Dede tidak hanya beredar di dalam negeri, tapi sudah sampai ke luar negeri.

Dede melihat di Kabupaten Tegal cukup banyak produk IKM/UKM. Namun cara memasarkannya masih mainstream. Belum banyak yang memanfaatkan internet dalam pengembangan usahanya.
GONG PERTAMA

Masih banyak hal yang menarik dalam internet marketing. Dan, acara yang digelar dari pukul 14.00 hanyalah sebagai gong pertama gerakan internet marketing di Kabupaten Tegal.

Ketua DPD KNPI Kab. Tegal Syamsul Falah dalam sambutannya menegaskan, KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam melakukan pembinaan IKM/UKM. Termasuk dalam peningkatan penggunaan internet untuk mengembangkan usaha IKM/UKM.

“Apalagi kita sudah memasuki era MEA yang mau tidak mau harus berkompetisi.”

Manajer potji.com, Akhmad Thoha Faz yang juga penyuluh lapangan Disperindag setempat mengungkapkan, potji.com dibuat juga dalam rangka mempromosikan produk IKM/UKM ke tingkat global. “Sekali lagi, potji.com memang tidak seperti bukalapak, atau tokopodia. Ini situs promosi. Dan, akan terus diperbaiki. Kami senang KNPI ikut ambil peran untuk gerakan internet marketing. Karena internet itu bagian pemuda. Yang tua-tua kaya pengalaman, namun tidak kalau soal internet.”

Sementara itu, dari Dinas Koperasi, UKM dan Pasar Kabupaten Tegal Afifudin mengungkapkan kriteria kategori IKM/UKM dan permasalahannya. Salah satunya, IKM/UKM sulit untuk berubah. Karena itu, Ia juga menyambut baik peran KNPI dalam pengembangan IKM/UKM. (pb)

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *