fbpx

Renyahnya Emping Jagung Jaya Nugraha

Agus di Tempat Produksi Emping Jagungnya di Sindang Jaya

JAGUNG menjadi komoditas yang mendominasi pertanian Desa Sindang Jaya, Kec. Ketanggungan, Kab. Brebes. Rupanya hal itu ditangkap menjadi peluang oleh seorang guru SD yang juga warga tersebut. Yakni, peluang usaha membuat makanan ringan dengan bahan dasar jagung. Dialah Agus Djayanugraha yang mulai tahun 2011 merintis usaha camilan emping jagung.

“Di sini dominasi pertanian jagung. Jadi, saya tidak kesulitan bahan baku
untuk membuat emping jagung,” ujar Agus saat ditemui di rumahnya di desa
Sindang Jaya.

Usaha Jaya Nugraha

Meski lokasi usaha jauh dari pusat kota Brebes, kurang lebih 25 Km dari pasar Ketanggungan, Agus sukses menjalankan roda usaha yang diberi nama Jaya
Nugraha. Tentu bukan tanpa aral. Tapi dengan kegigihannya, kini produk Jaya
Nugraha sudah menyebar kemana-mana. Tiap hari, usahanya sudah mampu
memproduksi satu kwintal emping jagung.

“Alhmadulillah, sudah masuk di supermarket dan mall,” tutur dia.

Produk emping jagung dikemas sedemikian rupa dengan empat pilihan rasa.
Yakni, Rasa Ayam Bakar, Rasa Jagung Manis, Rasa Manis Pedas dan Rasa
Original. Agus pun menjamin produknya higienis karena tidak menggunakan bahan pengawet. Minyak goreng yang digunakan juga bukan minyak curah. Tetapi minyak goreng kemasan sehingga produknya benar-benar renyah dan tidak “sengar”.
“Produk juga sudah dapat izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga, red).”

Selain Emping Jagung, Produksi Kripik Talas

Selain emping jagung, Jaya Nugraha juga memproduksi Kripik Talas. Kripik ini
dengan tiga pilihan rasa. Yakni, Rasa Sapi Panggang, Rasa Keju dan Rasa Manis Pedas. Agus juga sedang memikirkan varian baru untuk rasa pedas.

“Rencananya saya akan membuat kemasan khusus untuk rasa pedas. Dengan beda
level pedasnya,” ungkap dia. (pb)

 

 

 

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *