fbpx

Potensi Anjungan Kota Tegal Dikembangkan

FOTO HUMAS KOTA TEGAL

TEGAL – Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno akan mengembangkan potensi Anjungan Kota Tegal yang berada di Taman Mini Jawa Tengah atau Puri Maerakaca, Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah. Pengembangan tersebut untuk memaksimalkan penggunaan Anjungan untuk berbagai kegiatan Pemerintah Kota Tegal maupun untuk dikunjungi wisatawan.

Saat Walikota berkunjung ke Anjungan Kota Tegal, Jumat (15/7), Ia terkesan dengan letak dan view serta keadaan Anjungan Kota Tegal. Namun keadaan anjungan dengan dua bangunan utama dan luas kurang lebih 1.000 meter persegi ittu perlu kembangkan lagi sehingga lebih menarik untuk dikunjungi wisatawan.

Ia mengatakan pengembangan dilakukan dengan lebih memberi ciri khas Kota Tegal di Anjungan Kota Tegal. Antara lain membangun miniatur Tower PDAM, replika Pendopo, Gerbang Balaikota, dermaga kapal, tempat pemancingan, Diorama, replika Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dan lainnya dengan tanpa merubah interior untuk menjaga keaslian Tegal tempo dulu. Bahkan letak Anjungan Kota Tegal di ujung Puri Maerakaca memiliki kelebihan dengan view yang bagus berbatasan dengan perairan yang dapat dijangkau dengan perahu.

“Saya sangat terkesan dengan lokasinya walapun masuknya jauh tetapi sangat berpotensi, ini dapat menjadi ikon Kota Tegal, replika Kota Tegal dipindahkan disini, potensi wisata bahari dituangkan serta bangunan berkonsep tempo dulu,” tutur Walikota saat di Anjungan Kota Tegal. Walikota didampingi Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH, MH, Asisten I dan II Sekda Kota Tegal Drs. Imam Badarudin dan Herlien Tedjo Oetami, SH, Kepala DPPKAD Kota Tegal yang juga Plt. Dinporanbudpar Kota Tegal Drs. R. Supriyanta, Kepala DPU Kota Tegal Sugiyanto, ST, MT, Kepala Bappeda Kota Tegal Ir. Nur Effendi, MSi, Kepala BKD Kota Tegal Drs. Irkar Yuswan Apendi, MM, dan Kepala Bagian Humasa dan Protokol Setda Kota Tegal Dra. Hendiati Bintang Takarini, MM serta Pimpinan Cabang Bank Jateng Kota Tegal M. Ilyas.

Namun Walikota mewanti-wanti meskipun diberi tambahan fasilitas nantinya, interior anjungan jangan sampai diubah. “Kita gunakan Anjungan ini sebagai investasi jangka panjang dan ajang promosi bagi Kota Tegal,” kata Walikota tegas.
Dengan penambahan berbagai fasilitas, Walikota mengharapkan berbagai kegiatan Pemkot Tegal mulai dari Halal Bi Halal yang biasanya di TMII dapat dilaksanakan di Anjungan Kota Tegal, Hari Jadi Kota Tegal maupun kegiatan kedinasan lain bisa menggunakan Anjungan Kota Tegal. Selain itu, akan digandeng generasi muda Kota Tegal yang berada di luar kota Tegal untuk berkunjung ke Anjungan. Bahkan studi tour pelajar Kota Tegal diharapkan juga dapat mengunjungi Anjungan Kota Tegal.
Kepala Plt. Dinporabudpar Kota Tegal Dra. R. Supriyanta mengatakan kunjungan kali ini adalah dal;am rangkaian program penataan yang dilakukan Pemerintah Kota Tegal setelah sebelumnya Walikota juga telah menginventarisir berbagai Aset di Kota Tegal.

Mengenai Anjungan Kota Tegal, Supriyanta mengatakan setelah 25 tahun berdirinya anjungan, tahun 2017 direncanakan akan membangun kembali Anjungan Kota Tegal. Untuk itu, Walikota memerintahkan Dinporabudpar sebagai dinas yang mengelola anjungan agar secepatnya membuat perencanaannya. “Konsep Tegal tempo dulu menjadi konsep yang nantinya akan di terapkan,” ungkap Supriyanta.

Disebutkan Supriyanta, perbaikan terakhir dilakukan pada tahun September 2015 yang meliputi perbaikan kamar mandi, plafon, dan pengecatan bangunan yang menhabiskan dana sekitar Rp. 200 juta.
Kepala DPU Kota Tegal Sugiyanto, ST, MT mengatakan setelah mencermati dan melihat kondisi anjungan Kota Tegal, ada dua opsi yang akan dilaksanakan. Pertama revitalisasi total atau yang kedua hanya disempurnakan saja.

“Kalau bicara ide ada dua pilihan. Kalau revitalisasi total pendopo dan pringgitan masuk ada gamelan, video, diorama yang fungsikan dilengkapi dengan historical value nya jangan sampai hilang,” kata Sugiyanto.
Anjungan Kota Tegal saat ini dirawat oleh seorang Tenaga Harian lepas (THL), Rosikhan (52), warga Tegal yang sudah berdomisili di Kota Semarang. “Saya sudah 7 tahun merawat Anjungan Kota Tegal,” katanya yang beristrikan orang Semarang. (humas/pb)

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *