MEMPERCANTIK diri banyak ragamnya. Salah satunya dengan henna, seni body painting, memperindah tubuh yang berasal dari negara India atau Timur Tengah. Bagian tubuh seseorang akan diukir motif tertentu; dengan menggunakan bahan pasta yang merupakan racikan dari berbagai bahan.

Zahra Henna

Nurul Hidayah

Di Tegal, belakangan ini muncul para henna artist. Henna artist adalah sebutan untuk seseorang yang menekuni dunia ini, mengukir di tubuh kliennya, mengembangkan desain dan seterusnya. Salah satu henna artist adalah Nurul Hidayah warga Jalan Rambutan 16 Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat. Sejak tahun 2014, wanita kelahiran Brebes 25 Mei 1977 itu menekuni seni henna bersama enam temannya dengan mendirikan kelompok Zahra Henna.

“Tahun 2014, kita membuka kelas untuk belajar Henna,” ujar Nurul Hidayah saat ditemui di rumahnya.

Dia menuturkan, motif henna klasik berasal dari dua bagian besar, yakni motif Arabic dan India. Tetapi tentu saja, tiap negara memiliki karakter khas sendiri. Motif-motif henna pun menjadi berkembang seiring modifikasi yang dibuat oleh henna artist atau permintaan konsumen.

“Motif jadi tidak monoton, lebih kontemporer dan lebih aplikatif sesuai perkembangan trend,” ujar dia.

Sesuai sejarah henna bermula dan berasal, henna biasanya lebih sering dipergunakan menjelang hari pernikahan. Tetapi sekarang, trendnya bergeser, henna menjadi semacam temporary tattoo bagi orang yang tidak mau atau ragu melakukan tattoo permanen.

“Henna jadi seni memperindah tubuh yang tidak permanen,” tegasnya.

Jadi Trend

Trend henna menjadi solusi mempercantik tubuh tidak hanya untuk pernikahan, tapi untuk menunjang penampilan sehari-hari. Henna tidak melulu diukir di tangan maupun kaki, tetapi bisa dibagian tubuh lain yang diinginkan konsumen, seperti punggung, perut, paha dan sebagainya. Kini seni tersebut perlahan bergeser menjadi trend fashion yang harga jasa pemasangannya menyesuaikan untuk sekedar fun, bukan hanya untuk keperluan rias pengantin.

“Anak-anak dan remaja mulai senang henna. Bahkan tidak saja anak perempuan, laki-laki juga ada yang senang henna,”  ungkap Nurul.

Nurul sendiri sering menggelar stand dalam berbagai kegiatan. Secara rutin, tiap minggu, ia menggelar lapak henna di lingkungan dekat Kantor Pos Kota Tegal.

Komentar
Spread the love
Tags:
About Author: panturabisnis