TAK berapa lama, dua porsi kuliner, ayam kampung goreng dan bebek goreng sudah tersaji di meja. Lengkap
dengan timun, kol, kemangi dan kacang panjang . Sambal di sampingnya membuat selera naik untuk
segera menyantap.

Ayam Kampung Goreng Mas Min

Dua menu kuliner itu yang menjadi andalan Rumah Makan (RM) Ayam (ayam kampung) Goreng Mas Min. Anda sudah mendengar rumah makan itu? Belum? Wajar. Karena, rumah makan itu belum dilaunching. Beruntung, Jumat 6 Oktober 2017, kami mendapat kesempatan menikmati menu tersebut. Rumah makan tersebut persis bersebelahan denganRM. Gule Kepala Ikan Mas Agus di Singkil Adiwerna. RM Ayam Goreng Mas Min masih satu atap dengan RM
Gule Kepala Ikan Mas Agus itu.

“Kami membuat menu ayam kampung dan bebek goreng dan untuk rumah makan yang baru,” ujar Sachrul Mukmin
yang akrab dipanggil Mas Min.

Bebek goreng Mas Min

Lebih Empuk

Mas Min inilah yang selama ini menggawangi dapur RM Gule Kepala Ikan Mas Agus. Mas Min sudah puluhan tahun menggeluti dunia masak-memasak. Sebelum balik ke Tegal, ia berpengalaman bisnis warteg dan katering di Jakarta. Hingga akhirnya dipercaya untuk mengelola dapur RM Gule Kepala Ikan Mas Agus. Kini ia akan buktikan ayam kampung dan bebek goreng olahannya bisa ngangeni para konsumen.

“Keunggulan ayam kampung goreng dan bebek goreng kami adalah daging yang menjadi empuk,” kata Mas Min.

 

Ternyata benar. Daging ayam kampung dan bebek terasa empuk. Dipadu dengan sambal yang pedas, begitu nikmat makan siang di rumah makan tersebut. Tak terasa, tetesan keringat membasahi dahi. Anda mau pesan? silakan hubungi 0283 344 822 77  atau 087730894120 (pb)

 

 

 

Komentar
Tags:
About Author: panturabisnis