MEUBEL Japuran selalu menggunakan kayu jati dengan diameter antara 25 – 30 Cm. Yah, meubel Japuran pantang menggunakan kayu jepetan yang kecil kecil. Keunggulan tersebut yang membuat harga meubel Japuran berbeda dengan lainnya. Namun sudah teruji keawetannya.

“Kalau yang tidak tahu, kaget dengan harga meubel di sini,” kata Nasif saat ditemui di toko meubel Japuran di Jalan Teuku Umar 75 Debong Tengah, Kota Tegal. Berbagai aneka meubel, dari kursi hingga lemari terpajang di toko.

Nasif merupakan putra H. Yunus alm, pemilik usaha meubel Japuran. Setelah ayahnya meninggal, bersama ibunya, Nasif meneruskan usaha sang ayah yang dirintis sejak tahun 1985.

“Dulu ayah ngider,” ujar pemuda kelahiran tahun 1991 itu.

Usaha keluarga yang memproduksi kursi tamu, meja makan, dipan, sofa, lemari dan lainnya terus berkembang. Tidak ada yang ngider lagi. Sekarang sudah ada delapan toko meubel yang menjadi pelanggan meubel Japuran. Toko tersebut tersebar di Kroya, Cilacap, Semarang, dan Purwakarta.

“Kalau mereka butuh, telepon dan kita kirim.”

Dalam satu minggu, dua mobil kirim meubel ke toko. Satu mobil berisi 5 sampai 10 set meubel. Untuk memenuhi permintaan itu, kini ada 25 karyawan yang bekerja. (*)

Data IKM

Nama : Nasif bin H. Yunus
Tempat/Tgl Lahir : Tegal/ 21 Februari 1991
Alamat : Jalan Teuku Umar 75 Debong Tengah, Kota Tegal
No HP : 085642855000
Bidang Usaha : Meubel Japuran

Komentar
Spread the love
Tags:
About Author: panturabisnis