pot56

SELALU situs yang membantu kelahiran potji.com, panturabisnis.com, mengunjungi kecamatan. Kemarin tiga kecamatan: Suradadi, Kramat dan Tarub. Kami memeriksa pembagian dan pemasangan brosur/sticker. Semua terpasang di tempat strategis, bahkan di kaca mobil.

Yang lebih penting, kami juga memeriksa kesiapan kantor camat untuk melakukan registrasi produk IKM secara online ke potji.com. Rata-rata tugas ini didisposisi ke seksi komunikasi dan informasi (kominfo).

“Padahal kominfo rencananya mau dibubarkan,” kata salah seorang pejabat kecamatan.

Di era internet, apalagi sekarang MEA, kominfo dibubarkan? Kadang kami geleng-geleng kepala dengan logika birokrasi yang terlalu cerdas untuk kami pahami.

Namun melihat fakta di lapangan kami bisa maklum. Seksi kominfo sering tidak ada kegiatan. Akar masalahnya, internet masih terlalu mewah bagi sebagian besar birokrat di daerah. Bahkan internet berkonotasi negatif. Tidak aneh apabila seksi promosi dan perdagangan luar negeri di salah satu SKPD bahkan sama sekali tidak tahu makhluk bernama email. Ya, kadang guyonan birokrat memang kelewatan.

Oleh karena itu, lebih dari sekadar membuat situs potji.com, panturabisnis.com dan Dinas Perindag bergerak untuk menjadi lokomotif gerakan melek internet, terutama bagi pelaku industri kecil. Penyebaran dan pemasangan brosur/sticker hanya sebuah bagian kecil dari gerakan tersebut.

Seharusnya kehadiran MEA yang menunggangi gelombang internet tidak ditanggung oleh Dinas Perindag sendirian. SKPD yang menangani kominfo, yaitu Dishubkominfo, seharusnya juga di barisan terdepan.(pb)

Komentar
Spread the love
Tags:
About Author: panturabisnis