fbpx

Mahasiswi Prancis itu Berniat Masuk Islam

Sinopsis Novel Di Bawah Naungan-Mu

Karya Ikhsan Kurnia

 

Novel ini berkisah tentang seorang mahasiswa UGM yang berasal dari sebuah desa terpelosok di KabupatenTegal. Karena keterbatasan ekonomi, ia tidak lulus-lulus dari kuliahnya.

Iater paksa harus kuliah sambil bekerja serabutan untuk menghidupi dirinya sendiri di perantauan. Selain itu ia juga harus membantu adik-adiknya yang masih sekolah. Ayahnya sudah pension dari pekerjaannya sebagai staff TU SD dan sudah sakit-sakitan, sertai bunya hanya seorang ibu rumahtangga.

Di tengah-tengah kesibukannya sebagai mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya, Hasan berkenalan dengan Corinne, mahasiswi Prancis, yang ternyata cucu dari Henri Levinas, teman kuliah Profesor Danisaat di Prancis.

Tujuan Corinne studi di Indonesia adalah untuk mengkaji pengaruh pemikiran filsuf-filsuf Prancis terhadap khasanah pemikiran filsafat di Indonesia. Hasan dan Corinne berdiskusi banyak tentang filsafat dan keislaman. Dari mulai filsafat Islam hingga wacana dunia Islam di media. Corinne terpesona dengan pendapat Hasan tentang Islam, yang menurutnya belum pernah didengarnya selama ini.

Hasan menyarankan kepada Corinne untuk berkenalan dengan Zakia. Bersama Zakia, Corinne dapat mempelajari Islam tidak hanya secara teoritis, namun dengan pendekatan etnografi/fenomenologi, yakni dengan bergaul dan bergumul langsung dengan para pemeluknya. Corinne dan Zakia adalah dua perempuan yang sama-sama cantik dan cerdas. Hasan memuji dan mengagumi keduanya.

Di tengah keakraban Hasan dengan Corinne, tiba-tiba ayah Hasan dirawat di Rumah Sakit. Hasan tidak memiliki uang sama sekali untuk biaya pengobatan ayahnya. Namun singkat cerita, Hasan dapat memperoleh uang pinjaman untuk pengobatan ayahnya. Hal mengejutkan terjadi, saat Hasan pulang ke kampong halamannya di Tegal untuk menjenguk ayahnya, tiba-tiba Corinne menyusulnya ke Tegal. Keluarga Hasan, yang merupakan orang desa terpencil, begitu bahagia dan bangga kedatangan Corinne. Corinne lalu tinggal beberapa hari di rumah Hasan. Ia begitu nyaman dengan suasana desa yang damai, tenang, tentram danIslami, berbeda dengan kehidupan bebas di Prancis. Ia menyampaikan niatnya kepada Hasan untuk masuk Islam.

Novel ini banyak mengandung muatan keilmuan akademis, seperti ilmu sosial, filsafat, politik danjuga agama Islam yang direpresentasikan oleh tokoh Hasan sebagai mahasiswa ilmu sosial yang memiliki pengetahuan multi-disipliner. Selain itu juga banyak mengandung khasanah bahasa asing (Arab, Inggris, Prancis), yakni saat Hasan berdiskusi “ngalor-ngidul” dengan Corinne. Unsur romance novel ini adalah kisah cinta antaraHasan, Corinne dan Zakia.

Apakah persahabatan Hasan dengan Corinne dan Zakia berlanjut ke sebuah kisah percintaan? Bagaimana dengan skripsi Hasan yang tertunda karena Profesor Dani mengalami kecelakaan? Bagaimana usaha keras Hasan menghadapi persoalan keluarga dan pendidikan yang rumit? Semua jawabannya ada di novel Di BawahNaungan-Mu.

 

 

Tentang Penulis

 

Ikhsan Kurnia, lahir pada 29 Maret 1986, di Tegal Jawa Tengah. Sejak usia sangat belia (kelas II SD), ia telah terlibat dalam aktivitas organisasi. Ia pernah aktif di Pelajar Islam Indonesia (PII) dan HMI (MPO) selama menjadi pelajar hingga menempuh studi di Perguruan Tinggi. Saat ini ia tercatat sebagai Pengurus Besar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PB KBPII) sebagai Pengurus Bidang Humas dan Media. Selain itu ia juga aktif di berbagai organisasi sosial-keagamaan lainnya.

Setelah lulus dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, ia sempat menjelajahi berbagai jenis profesi, dari mulai guru di sebuah sekolah National Plus, Konsultan Reformasi Birokrasi untuk Pemerintah Pusat, Konsultan Marketinguntukbeberapa BUMN, hingga bekerja di bagian Program Research and Development di Trans TV Jakarta. Sewaktu di Trans TV, ia pernah menulis beberapa ide cerita untuk program Bioskop Indonesia, di antaranya yang berjudul Gara-Gara Kitab dan Cincin Wali. Kini ia sedang bersiap menempuh studi pascasarjana di program Executive MBA Institut Teknologi Bandung (ITB), sembari menjalankan beberapa aktivitas bisnisnya di IKUR Group.

Ia menikah dengan Eva Dania Kosasih, M.Si, Apt, wanita asal Kawali, Ciamis, yang sehari-harinya berprofesi sebagai Dosen Farmasi dan seorang Apoteker. Saat ini ia sedang menantikan ke lahiran buah hatinya yang pertama.

Saran dan Kritik bisa disampaikan ke: ikhsankurnia@gmail.com atau ke nomor 08112265451.

 

 

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *