fbpx

Kota Tegal Siap Wujudkan Tegal sebagai Kota Layak Anak

JAKARTA – Untuk mewujudkan Kota layak anak, Walikota Tegal KMT. Hj Siti Masitha Soeparno bersama, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB), Siti Cahyani Ssos MSi, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Sri Gunarto, SH. M.M dan dari Sekretariat PPT Puspa, Dewi Umaroh melakukan Audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP &PA), Yohana Yembise di Ruang Kerja Kementrian PP&PA , Senin (26/9).

Dalam audiensi tersebut, Walikota menginginkan agar  Kota Tegal mendapat dukungan sarana dan prasarana agar lebih mobile dalam melayani. “Itu yang paling utama,” ujar Walikota.

“Kota layak anak ini tidak hanya terkait dengan BPMPKB saja. Harus bersinergi dengan SKPD terkait . inilah yang ingin saya buat formula,” lanjut dia.

Yohana Yembise memberikan apresiasi apresiasi kepada Pemetintah Kota Tegal yang sangat memperhatikan tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. “Kita sekarang sedang mengejar–ngejar kesetaraan, perindungan terhaap perempuan dan anak terhadap kekerasan,” ungkap Yohana.

Dibantu Mobil

Yohana mengungkapkan,  jumlah kabupaten kota yang mendapatkan fasilitasi dari pihaknya hanya 10 % untuk tiap provinsi. Itupun berdasarkan hasil pemetaaan di tahun 2015. Dari 390 Kabupaten Kota, yang memiliki Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPT-P2A) akan difasilitasi di tahun 2016 dan 2017 oleh Kementrian PP&PA. “Muda-mudahan awal 2017 Kota Tegal sudah menjadi prioritas. Akan dibantu mobil di tahun 2017 dan mendukung langkah Kota Tegal,” kata Yohana.

Terkait dengan pembentukan satgas perlindungan perempuan peduli anak yang selama ini ada di Kota Tegal, Walikota mengungkapkan baru berupa pembentukan kelompok peduli perempuan dan anak di kecamatan yang unsurnya diambil dari kecamatan, yakni kader PKK.

“Dengan satgas itu gerak kita bersinergi dengan Kementrian PP&PA. Optimalisasi peran PPT Puspa dengan mengefektifkan penggunaan sekretariat PPT Puspa. Satgas akan kita optimalkan sampai tingkat RT RW. Pasti akan terlihat kelihatan  sekali dampak positifnya.” (humas pemkot tegal/pb)

 

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *