fbpx

Kolaborasi Potji.com dan STMIK Tegal?

STIMIKTERNYATA potji.com belum bisa ditinggalkan, ibaratnya bayi yang masih terlalu merah. Akhir Maret 2016 ini, siswa PKL dari SMK Negeri 1 Adiwerna (STM ADB) kembali ke sekolah. Jadi, potji.com terancam tidak ada operator pada awal April 2016. Akankah potji.com mati selagi masih kepompong?
Masa April-Juni 2016 tidak ada siswa PKL dari SMK pilihan potji.com, baik SMK Negeri 1 Slawi maupun SMK Negeri 1 Adiwerna. Mereka sedang mempersiapkan Ujian Akhir Semester (UAS) atau Ujian Nasional (UN). Maka peluang satu-satunya adalah PKL dari perguruan tinggi.
Selasa, 2 Februari 2016, sebagai “konseptor dan eksekutor” potji.com, Akhmad Thoha Faz berinisiatif mengunjungi kampus STMIK YMI di Jalan Pendidikan No. 1 Kota Tegal.
M. Al Amin, ketua STMIK YMI Tegal, langsung menyambut. Kemudian beliau mengajak Aang Alim M (ketua jurusan Teknik Informatika) dan Sarif Surorejo (ketua jurusan sistem informasi) untuk bergabung.
“Menurut situs alexa.com, potji.com adalah situs paling populer di Tegal, Brebes dan Pemalang,” kata Thoha.
STMIK YMI antusias untuk bekerja sama. Mereka siap memilih beberapa mahasiswa untuk melakukan PKL di potji.com. Mereka juga tertarik mengundang potji.com untuk sesekali memberi kuliah kepada mahasiswa STMIK YMI tentang internet marketing bagi IKM.

GERAKAN MELEK INTERNET MARKETING
“Monggo website IKM binaan anda ditautkan ke potji.com,” kata Thoha kepada seorang birokrat.
“Buat apa? Mereka sudah punya website sendiri.”
Banyak website ingin ditautkan ke potji.com. Sebagai website paling populer, tautan dengan potji.com akan meningkatkan popularitas mereka. Ini birokrat ditawari malah tidak mau.
Aneh memang, tetapi ia tidak sendiri. Pada Focus Group Discusssion (FGD), sejumlah birokrat seksi kominfo dari 18 kecamatan bersikap lebih ironis lagi. “Buat apa internet marketing? IKM tidak perlu internet marketing. Order dengan cara biasa saja susah dipenuhi.”
Begitulah realitasnya. Maka menyambut MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), gerakan melek internet marketing bagi IKM merupakan kebutuhan mendesak. Sebagai Jepangnya Indonesia, Tegal bisa menjadi lokomotif.
“Ada kenalan di Kementrian Kominfo, mas?” tanya ketua STMIK YMI.
“Ya ada. Kebetulan asli Tegal dulu sama-sama mengajar di SIE (Sekolah Ilmu Eksakta). Dia diterima PNS di kemenkominfo sebagai peringkat pertama se-Indonesia. Nanti insya Allah saya minta kontribusinya untuk potji.com. Tetapi sekarang dia sedang tugas belajar di Jerman.”
Berkaitan dengan website dan e-commerce, sumberdaya manusia Tegal insya Allah tidak kalah. Sebagai orang yang sama sekali tidak paham website, Thoha banyak bertanya kepada Faiq Miftakhul Falakh (lulusan jalur cepat S1-S2 Ilmu Komputer UI), Iis Afriyanti (web technology, Southampton University, Inggris), mantan programmer detik.com, dan tentu saja tim panturabisnis.com. Konseptor potji.com tidak harus paham website, yang penting memiliki sekelompok sahabat dekat yang mumpuni. Betul? (pb)

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *