DI tangan kreatif, kedebog pisang bisa menjadi produk yang bernilai jual. Salah satunya adalah Taryono, warga Desa Karanganyar Dukuhturi Kabupaten Tegal. Ia menyulap kedebog pisang menjadi produk kerajinan peci dan beragam produk lainnya. Kreativitas tersebut dilirik Bupati Tegal Ki Enthus Susmono.

DITAWAR KI ENTHUS

“Harga per biji Rp 25 ribu. Tapi Ki Enthus menawarnya Rp 35 ribu,”” kata si pembuatnya, Taryono, di balai desa didampingi kepala desa setempat kepada panturabisnis.com.

Bagaimana sampai ke Ki Enthus? Taryono mendekati Ki Enthus melalui seorang “guru spiritual” (istilah dari Taryono). Tentu guru spiritual Ki Enthus, karena tukang kayu tidak perlu guru spiritual tapi guru ngaji.

Pada kesempatan itu, Taryono bermaksud menanyakan pendaftaran merek dan promosi melalui potji.com. Sebuah inisiatif yang sangat baik, tetapi kualitas produk masih perlu banyak perbaikan. Produk masih kasar. Kacamata kayu bermerek Rewood, yang berasal dari desa yang sama, merupakan produk yang pantas diteladani.

KOLABORASI POTJI.COM DAN FORUM LINGKAR PENA (FLP), MUNGKINKAH?

Saat ini sekitar 400-an produk telah ditampilkan di potji.com. Sebagai awal diakui bahwa kriteria yang digunakan manajemenpotji.com masih sangat longgar. Masih banyak produk yang tidak memiliki legalitas formal, sesuatu yang khas industri kecil. Juga produk yang ditampilkan banyak sekali yang belum memiliki deskripsi.

“Bagaimana kalau anggota FLP (Forum Lingkar Pena) mau menulis tema bisnis termasuk deskripsi produk?” tantangku sebagai konseptor potji.com. (pb)

Sutono, ketua FLP cabang Tegal, tertarik. Hanya karena merupakan hal baru maka memerlukan orientasi dan proses. “Silakan Mas Thoha langsung bicara pada acara FLP nanti,” kata penulis fiksi yang lebih dikenal dengan nama Sutono Adiwerna.

Komentar

Anda perlu tahu info lainnya tentang:

  • kerajinan gedebog pisang di karanganyar
Tags:
About Author: panturabisnis