KEBAB merupakan kuliner khas Timur Tengah yang punya banyak penggemar di Tanah Air. Tak heran, usaha gerai makanan ala Timur Tengah ini terus bermunculan. Sebagian di antaranya juga menawarkan waralaba. Salah satu pemainnya adalah Ahmad Nadhief Ramadhan yang mengusung brand Abinana di Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Berawal saat Ahmad Nadhief Ramadhan pergi ke Arab Saudi dan bekerja di Hotel Swissotel Mekah tahun 2013. Ia menemui banyak penjual makanan khas, yaitu kebab. Nana, nama panggilanya terpincut dengan makanan kebab itu.  Dari kesukaannya makan kebab, Nana mulai memperhatikan dan belajar tentang kebab.

Nana bekerja di Hotel Swissotel Mekah selama dua tahun lebih. Gajinya perbulan Rp 8 juta. Kadang bisa sampe Rp 15 juta perbulan. Tahun 2016, Nana pulang ke tahan air. Di kampung halamannya, Nana menikahi gadis cantik Aulia Nur Vitriani. Sang istri tidak menginginkan Nana bekerja lagi di Arab Saudi.

Dengan rasa tanggung jawab, Nana resign dari pekerjaan.  Setelah keluar kerja, Nana berjualan mie ayam dan kerja di bengkel motor sebagai sampingan. “Saya paham otak-atik kendaraan motor, biar pun saya lulusan SMP,” ujarnya.

Bukan itu aja, Nana pun buka usaha online banana crispy. Saat Nana bekerja di bengkel, di samping bengkel, ada gerai kebab milik saudaranya. Akhirnya Nana tertarik membuat kebab sendiri di rumahnya. “Saya iseng kebab saya masukan di usaha online banana crispy,” tutur Nana.

Ternyata banyak yang pesen kebab bikinannya. Sejak itu, Nana menerima delivery order kebab sampe sekarang. Delivery order sampai Slawi dan Margasari dengan ongkos kirim Rp 5000.

Makin Banyak Pelangga

Pelanggan makin banyak, Nana pun memberanikan diri membuka gerai kebab yang diberi nama kebab Abinana, sesuai nama panggilan namanya. Dengan modal 12juta, Nana mendirikan gerai. Saat ini Abinana memiliki dua gerai kebab. Antara lain di samping dr. Dermawan Balapulang dan depan kantor Bima Finance Yomani.  Kebab Abinana buka dari jam 4 sore sampai jam 10 malam. Kini omset satu gerai per hari Rp 300 ribu – 400 ribu.

“Saya ingin menyasar konsumen kelas menengah ke bawah,” ujarnya.

Nana membanderol harga produknya mulai Rp 8.000 sampai dengan Rp 12.000 per porsi. Menunya pun ada bermacam-macam mulai dari kebab chicken nugget, kebab sosis, kebab pisang keju coklat, kebab beef (daging sapi).

Nana optimistis pelanggan dan usahanya akan terus bertambah. Menurutnya, bisnis ini masih menjanjikan karena diminati banyak orang. “Kebab ini masih moncer karena makanan ini dapat dikreasikan dengan berbagai macam isian. Dengan begitu konsumen tidak akan cepat bosan.” (bentar)

Komentar
Spread the love
Tags:
About Author: panturabisnis