SLAWI – Seratusan perempuan pengusaha di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya, Rabu (26/4), mengikuti pelatihan penguatan UMKM Perempuan. Kegiatan yang digelar oleh KADIN dan IWAPI Kab. Tegal itu menghadirkan empat narasumber dari KADIN Jawa Tengah.

Ketua KADIN Kab. Tegal H. Fatchuddin Rosyidi SH saat memberiksan sambutan menyampaikan, pengusaha UKM Perempuan memiliki banyak sekali aspek yang perlu dikembangkan dan dikuatkan. Terutama dari segi manajemen, marketing, finansial dan leadership. Kebanyakan perempuan yang mengelola UKM seringkali tercampur antara dapur rumah tangga dan dapur usahanya. Dengan kondisi seperti itu, cukup sulit menentukan posisi usaha. Dan, mengembangkannya untuk dapat bersaing dengan UKM-UKM lain terutama yang masuk dari negara lain.

“Pelatihan ini diharapkan bisa memberikan Edgedan Leverage. Yang dapat diaplikasikan untuk mengantisipasi kesempatan.┬áDan, menghadapi ancaman yang mereka hadapi dari kompetitor-kompetitor yang semakin banyak dan semakin tinggi levelnya.”

Pemaparan Materi

Pada sesi pelatihan pertama, Waketum Pemberdayaan Ekonomi Perempuan KADIN Jateng Asri D menyampaikan materi Hebatnya menjadi Perempuan Pengusaha. Ia mencontohkan beberapa wanita hebat yang bisa menempati posisi strategis. Seperti Sri Mulyani dan lainnya. Selain menyebutkan keunggulan perempuan dan tantangannya, Asri mengungkap keuntungan menjadi perempuan pengusaha.

Selanjutnya Komite Tetap Pengembangan Usaha Perempuan Aimee Marasuchi, BABMS memaparkan materi Pentingnya Manajemen Keuangan bagi UMKM. Aimee mengajak para UMKM Perempuan untuk mengenal posisi usaha masing-masing. Apakah memiliki kompetitor, bagaimana respon pasar dan kesehatan usaha? Ia menyebut ada tiga masalah yang dialami UMKM. Yakni, banyak pembeli tetapi uang tidak terlihat. Bahan sering habis padahal tidak produksi. Dan, kualitas produksi berbeda setiap batch produksi.

Inspirasi dan Kreativitas

Komite Tetap Promosi Komunikasi Produk Perempuan Sofiana menyampaikan materi inspirasi dan kreativitas perempuan modern. Menurutnya, gagasan atau ide peluang usaha bisa muncul karena beberapa alasan. Yakni, melihat (riset pasar yang kuat/kebutuhan dan peluang pasar). Permasalahan yang dihadapi sendiri (susah menemukan produk yang dibutuhkan), hobby, melihat pameran dan wawasan dari pergaulan.

Pemateri terakhir, IT KADIN Jateng Novi Prastyawan menyampaikan materi Tips dan Trik Menembus Pasar Online. Ia mengatakan, tidak ada barang yang tidak laku. Yang ada barang yang tidak terpromosikan dengan baik.

“salah satu jalan promosi dengan media online!”

Novi memaparkan secara global pengguna internet dan juga pengguna di Indonesia. Termasuk aktifitas media sosialnya. Untuk memasarkan secara online, juga perlu ada perencanaan yang matang. (pb)

Komentar
Spread the love
Tags:
About Author: panturabisnis