fbpx

Joe Art Tegal, Sukses Bisnis Undangan Hingga WO

DUA mobil diparkir persis di depan rumah tingkat dengan model minimalis. Sebuah ruangan berkaca, di dalamnya terpajang berbagai macam undangan, plakat, dan souvenir. Tertata rapi dalam sebuah rak. Seperti galery seni. Pintu kaca, tepat di depan mobil itu, penulis kira bisa dibuka. Ternyata terkunci.
Setelah pintu yang berada di sebelah ruangan itu diketuk, keluarlah lelaki muda berkulit putih. Dialah Johan, pemilik Joe Art. Bagi warga Tegal dan sekitarnya, siapa yang asing dengan brand Joe Art Tegal? Usaha yang dirintis oleh pemuda asal Panggung itu sudah tidak asing di telinga.

Dirintis Tahun 1999

“Alhamdulillah…ini hasil usaha kami yang dirintis sejak tahun 1999,” ujar Johan.

Rumah tingkat yang dibangun di sebelah selatan GOR Wisanggeni tentu sudah bisa menggambarkan kesuksesan Johan. Ditambah dua mobil yang berada di parkiran itu. Tahun 2001, penulis pernah mendatangi rumah dan sekaligus tempat usahanya. Di sebuah gang di wilayah Panggung, di rumah kecil, Johan menekuni usaha pembuatan undangan, souvenir dan asesoris. Waktu itu, penulis mendatanginya karena Johan mengiklankan usahanya dan perlu mendapat pelayanan pemberitaan. Dan, saat itu, tulisan yang ditonjolkan adalah kemampuan Johan membuat miniatur berbahan baku kaca. Contoh karyanya miniatur menara Eiffel dari kaca.
“Kami memang usaha dari nol. Kebetulan hobi juga membuat seperti itu.”

Sejak Baru Tamat SLTA

Johan kembali menceritakan. Niat membangun usaha memang sejak baru tamat SLTA. Kondisi perekonomian orangtuanya tidak memungkinkan ia melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia sempat bekerja di tempat bengkel. Tapi ia bertekad akan membuat usaha. Kreativitasnya ternyata bisa dijual. Undangan, souvenir, plakat menjadi fokus usaha lelaki muda yang kini sudah berputra dua.
“Modalnya kegigihan dan fokus,” kata dia.
Terlihat beberapa sertifikat dan berita media massa tentangnya yang ia bingkai dan dipasang di tembok di ruang tamu. Termasuk tulisan saat ia menjadi finalis lelaki sejati yang digelar oleh perusahaan rokok. Karena kesuksesan usahanya, ia memang telah banyak nampang di media massa. Bahkan ia pun sering diminta untuk menjadi pembicara oleh disperindag.

Pelaku Usaha dari Nol

“Mungkin karena sudah ada usaha yang terbukti berkembang, dan menjadi pelaku usaha dari nol, sehingga dipercaya untuk menjadi pembicara,” kata dia.
Selain pembuatan undangan, souvenir dan plakat, Johan juga menggarap WO (wedding organizer). Mobil sedan yang diparkir di depan itu ternyata untuk persewaan acara pernikahan. Dia mengatakan, di era online, usaha saat ini makin mudah dikembangkan dan pasarnya bisa makin luas. Karena itu, dia memberi saran, tidak perlu takut dalam usaha.
“Yang penting ada kemauan, gigih dan tekad yang kuat.” (pb)

 

Anda akan memesan keperluan untuk pernikahan anda? Silakanร‚ย hubungi kami di 085867717830

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *