fbpx

Griya Batik Tulis Tegal Mati

batik4TEPAT disamping kantor kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, berdiri Griya Batik Tulis Tegal. Sudah tujuh tahun Griya Batik itu menempati lahan di depan pasar Bandung. Namun saat ini, gazebo gazebo dari bambu yang berada di griya tersebut membisu. Tidak ada satu lembar batik pun di sana.

Gapura besi bertuliskan Griya Batik Tulis Kota Tegal dan berpagar besi sudah berwarna coklat kusam. Sepertinya sudah karatan. Tanaman rimbun menaungi gazebo gazebo bambu. Seseorang terlihat tengah membersihkan rumput yang tumbuh di sekitar pagar Griya Batik itu.

“Selain PPIB, Griya Batik Tulis Kota Tegal akan dibenahi,” tutur Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM Perindag) Kota Tegal Drs. Soeripto belum lama ini.

Dari penelusuran panturabisnis.com di internet, Griya Batik Tulis Kota Tegal diresmikan oleh oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tegal, Tatiek Sudiati Adi Winarso pada hari Kamis tanggal 12 Februari tahun 2009.

batik42Dalam kesempatan peresmian itu, Ketua Dekranasda mengungkapkan, griya batik didirikan sebagai pusat perdagangan dan pendidikan batik tulis di Kota Tegal. Selain terdapat aneka batik tulis siap jual, dalam griya tersebut juga ditampilkan semua proses pembuatan batik tulis, mulai dari menggambar hingga mewarnai. Pendirian Griya Batik Tulis di kelurahan Bandung bukan tanpa alasan. Karena pada tahun itu, jumlah pembatik tulis di Kota Tegal sekitar 200 orang, dan hampir semuanya berada di wilayah Kecamatan Tegal Selatan. Sayangnya, griya tersebut kini mati. (pb)

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *