fbpx

Fatkhuri Bekali Ketrampilan Santri dan Pelajar

Berbagai produk kerajinan kayu J’Roots craft

SELAIN belajar agama, santri Ponpes Nur Attauhidiyah Asyariah Maturidiyah (NAAM) 2, dibekali ketrampilan membuat kerajinan dari kayu. Pengajarnya adalah Fatkhuri, pemilik Tunggak Jati Craft Art yang memang dikenal piawi dalam membuat kerajinan kayu.

“Waktu berlatih membuat kerajinan selesai taklim rutin. Waktunya bisa mejelang siang ato sore. Persisnya di luar waktu mengaji khusus untuk santri kelas 2 atau senior. Untuk santri baru, belum diajarkan,” tutur Fatkhuri saat ditemui di Ponpes NAAM 2 yang beralamat di Jalan Taman Mekar RT 04 RW 06 Desa Prupuk Selatan Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal.

Siswa SMK sedang PKL di Tunggak Jati Craft Art

Lelaki asal Balapulang itu memang sudah lama berkecimpung dalam kerajinan kayu. Dengan nama usaha Tunggak Jati craft, ia telah banyak memproduksi kerajinan dari kayu. “Produk utama kacamata kayu dengan merk dagang J’Roots craft,” tuturnya.

Berbagai pelatihan dan pameran kerajinan sudah bolak-balik ia ikuti. Karena itu, ia ingin berbagi pengalaman dan ilmu kepada anak-anak yang ingin belajar. Tempat usahanya terbuka untuk pelajar yang ingin PKL.

“Belum lama ini PKL dari siswa SMKN 2 Adiwerna jurusan kriya kayu dan SMKN 1 Slawi jurusan marketing.” (pb)

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *