fbpx

Desember 2015, Kota Tegal Inflasi 0,94 persen

inflasiBulan Desember 2015 di Kota Tegal terjadi inflasi sebesar 0,94 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 119,26 lebih tinggi dibanding IHK Bulan November 2015 sebesar 118,15 dengan inflasi sebesar 0,24 persen.

Dari enam kota SBH di Jawa Tengah selama Bulan Desember 2015, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Semarang sebesar 1,04 persen dengan IHK 121,77 disusul Kota Surakarta sebesar 0,99 persen dengan IHK 119,83; Kota Tegal sebesar 0,94 persen dengan IHK 119,26; Kota Kudus sebesar 0,93 persen dengan IHK 128,23; Kota Purwokerto sebesar 0,93 persen dengan IHK 120,32 dan kota dengan inflasi terendah selama bulan ini adalah Kota Cilacap sebesar 0,80 persen dengan IHK 124,37.

Inflasi pada Bulan Desember 2015 di Kota Tegal terjadi karena adanya perubahan indeks pada semua kelompok yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 3,41 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,87 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,39 persen, Kelompok Sandang sebesar minus 0,24 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,14 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,19 persen dan Kelompok Transport, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar minus 0,04 persen.

Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi terbesar adalah cabai merah, bawang merah, telur ayam ras, rokok kretek filter, cabai rawit, rokok kretek, tarip listrik, gula pasir, melon, sewa rumah, bubur, semangka dan cat tembok.
Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi terbesar adalah salak, emas perhiasan, kangkung, beras, ikan bandeng, sawi hijau,bensin, baju muslim, telepon seluler, bayam, cumi-cumi dan terong panjang. Inflasi tahun kalender Desember 2015 sebesar 3,95 persen. Demikian juga inflasi “year on year” (Desember 2015 terhadap Desember 2014) sebesar 3,95 persen. (sumber: BPS Kota Tegal)

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *