fbpx

Burung Garuda dari Karet, Pilih Warna Emas atau Natural?

ANDA tahu lambang negara Indonesia? Lambang negara yang berbentuk burung garuda tersebut sering kita lihat dipajang di kantor-kantor pemerintahan, perusahaan, dan sekolah-sekolah. Juga rumah-rumah warga yang memang mempunyai jiwa nasionalisme tinggi. Selama ini, yang sering kita lihat, burung garuda terbuat dari kayu. Nah, Ali Akhmadi, warga Kalimati Utara Adiwerna Kab. Tegal membuat kreasi lambang negara itu dengan berbahan baku karet.

“Bahan baku karet, saya beli dari Jakarta. Kebetulan saya sudah sering belanja karet untuk memproduksi barang pesanan yang terbuat dari karet,” tutur Ali Akhmadi saat ditemui panturabisnis.com di rumahnya.

Semula, ide membuat burung garuda akan menggunakan bahan baku kertas, dengan memanfaatkan kertas-kertas bekas. Daripada
dibuang, kertas-kertas tersebut diolah untuk dijadikan burung garuda. Namun tidak berhasil. “Ternyata pengeringannya lama kalau menggunakan bahan baku kertas,” ujar dia.
Gagal dengan bahan baku kertas, ide memproduksi burung garuda terus dilanjutkan. Dan, jatuh pilihan dengan menggunakan bahan baku karet. Kebetulan selama ini ia sudah biasa memproduksi barang yang menggunakan karet. Sehingga ia tidak kesulitan untuk mewujudkan burung garuda dari karet. “Kita buat matras (cetakan) burung garuda. Karet-karet yang akan dicetak ke dalam matras, dipotong-potong lalu dipress sambil dipanaskan,” terang dia.

Menurut dia, proses pembuatan burung garuda tidak lama. Dengan satu matras, satu hari, dia bisa menghasilkan 10 burung garuda. Namun ada sedikit kendala dalam pengecatan. Karena berbahan baku karet, cat tidak gampang melekat di karet. Tetapi ia sudah menemukan solusinya. Pengecatan dengan finsihing cat pelapis anti gores.

“Produk utama memang burung garuda dengan warna emas. Namun nanti kita lihat pasar, apakah senang dengan warna emas atau warna natural.”

Dia berharap karyanya mendapat apresiasi dari warga, dan pejabat pemerintah, sehingga lambang negara buatannya bisa menghiasi kantor-kantor yang ada di pemerintahan, sekolah atau rumah-rumah warga. Anda berminat? Silakan hubungi nomor HP 085867717830. (pb)

 

Komentar
Spread the love

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *