APAKAH perlu ada resep yang dirahasiakan? Pertanyaan itu menjadi salah satu bahasan menarik dalam business sharing, Selasa (22/8) di Riez Hotel Tegal. Acara yang mengundang Manajer KFC Ungaran, Nugroho, itu diikuti oleh para pengusaha kuliner di Jawa Tengah.

“Tentu saja ada,” ujar Nugroho.

Resep Rahasia

Langkah merahasiakan resep biasanya dilakukan dengan membuat racikan yang sudah disiapkan. Karyawan hanya tahu komposisi bagian racikan dalam resep, tetapi tidak tahu detail isi racikan tersebut. “Misalkan, bumbunya tambah satu sendok racikan. Karyawan tidak tahu apa saja sih racikan itu,” ujar bapak yang sudah 20 tahun lebih bekerja di KFC.

Resep memang menjadi bagian penting bisnis kuliner. Maka, para pengusaha kuliner harus bisa menjaga resep tersebut. Selain agar mutu kuliner tidak berubah, juga menghindari para peniru yang biasanya dari karyawan itu sendiri.

“Di KFC, tentu saja ada yang memproduksi bumbu tersendiri,” ungkapnya.

Bikin Perjanjian

Beberapa peserta yang memang pebisnis kuliner sharing bagaimana menjaga resep. Ada yang mengomposisi dalam kemasan tersendiri. Ada yang membuat perjanjian dengan karyawan, di hadapan notaris, agar tidak membocorkan resepnya.

“Kami bikin perjanjian yang dinotariskan. Agar karyawan yang kami percaya membuat resep, setelah keluar, tidak boleh memakai resep kami,” tutur salah satu peserta.

Secara detail, Nugroho memaparkan manajemen KFC. Dari struktur organsisasi hingga perekrutan karyawan.
Diskusi juga mengerucut sampai kepada bagaimana memecat karyawan.

 

Kedai So Daw

Salah satu peserta, Abduh merasa beruntung bisa mengikuti acara tersebut. Pria yang sedang berencana mendirikan Kedai So Daw di Jalan Raya Talang merasa mendapat suntikan semangat berbisnis kuliner.

“Kedai So Daw, saya konsep menyajikan menu bakso ikan tenggiri dan siomay ikan tenggiri serta varian lainnya. Untuk minuman, kami sediakan Dawet Hitam dan aneka jus,” ujar pria yang selama ini menggeluti dunia jurnalistik.

(*)

 

 

Komentar
Tags:
About Author: panturabisnis